Rabu, 03 Maret 2010

Risiko Kesehatan Saat di Spa


Jakarta, Saat tubuh terasa lelah dan penat dengan rutinitas, spa menjadi pilihan untuk merilekskan diri. Tapi ada beberapa hal yang harus diketahui biar tak terkena risiko kesehatan ketika sedang di spa?

Maraknya spa juga membuat seseorang harus lebih jeli memilih tempat mana yang bisa memberikan pelayanan terbaiknya. Spa biasanya memberikan jasa pijat, facial, manikur, pedikur, melangsingkan badan dan perawatan lain yang berhubungan dengan kebugaran serta kesehatan.

Untuk menghindari berbagai risiko kesehatan yang mungkin timbul di tempat spa, ada beberapa hal yang bisa membuat seseorang tidak bisa merasakan manfaat spa yang sesungguhnya, seperti dikutip dari Howstuffworks, Jumat (21/2/2010), yaitu:

Penanganan yang kasar.

Orang yang mengunjungi spa biasanya memiliki tujuan agar tubuhnya rileks, karenanya penting untuk mendapatkan pelayanan profesional dan sesuai dengan kebutuhannya seperti pijatan yang tidak menyakitkan dan suasana yang tenang.

Reaksi kulit dan alergi.

Penggunaan minyak, lotion atau bahan-bahan lain bisa membantu meningkatkan hasil yang didapat dari spa. Tapi bagi orang yang memiliki kulit atau tubuh sensitif sebaiknya lebih memperhatikan hal ini, karena akan sangat rentan terkena reaksi alergi.

Bagi orang yang memiliki beberapa alergi pada makanan atau bahan tertentu, sebaiknya memberitahukan hal tersebut pada terapis. Karena kini bahan-bahan makanan seperti cokelat, madu atau minyak zaitun dipergunakan untuk bahan dasar perawatan.

Perhatian khusus untuk perempuan hamil.

Bahaya utama bagi perempuan hamil adalah suhu yang panas, karena memiliki potensi untuk meningkatkan suhu tubuh sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman. Salah satu pilihan yang tepat untuk ibu hamil adalah pemijatan, beberapa terapis telah memiliki spesialisasi untuk kehamilan.

Hal yang utama adalah memastikan bahwa semua produk yang digunakan tidak mengandung bahan kimia keras yang dapat menimbulkan risiko tersendiri dan bisa membahayakan kehamilannya.

Perhatkan kondisi medis yang dimiliki.

Orang yang memiliki penyakit asma atau masalah pernapasan lainnya perlu berpikir dua kali sebelum menikmati perawatan sauna, karena semua perawatan yang menggunakan panas kering bisa membuat orang sulit bernapas.

Bagi orang yang memiliki kondisi medis seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes juga harus berhati-hati. Beberapa aktivitas panas dapat memperburuk kondisi medisnya, sedangkan untuk penderita diabetes harus berhati-hati dengan perawatan menikur dan pedikur karena berisiko mengalami infeksi yang bisa berdampak serius.

Risiko infeksi

Risiko infeksi sangat mungkin terjadi di tempat-tempat spa, karena beberapa kondisi bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri dan jamur. Usahakan seseorang tidak memiliki luka di tubuhnya saat pergi ke spa serta perhatikan kebersihan dari tempat spa tersebut.

Beberapa tempat yang harus diperhatikan adalah tempat sauna, baskom untuk merendam kaki serta fasilitas lain yang bisa dipaaki bergantian dengan orang lain.

Karena itu, jika ingin mendapatkan manfaat yang sesungguhnya dari spa perhatikan kebersihan dan kenyamanan dari tempat spa tersebut. Jangan terkecoh dengan tulisan spa yang tertera, tapi tidak memenuhi hakikat dari spa itu sendiri.
(ver/ir)

Sumber:
http://health.detik.com

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar...