Selasa, 16 Februari 2010

tips dan cara setting Mozilla Firefox agar akses Internet lebih cepat



Inilah tips dan cara setting Mozilla Firefox agar akses internet bisa lebih cepat lagi. Mozilla Firefox saat ini sudah akrab di pakai para surfer di internet, karena kehandalannya dalam menyusuri dunia maya, juga memberikan add-on yang menarik yang dapat kita gunakan. Dan ternyata Mozilla fFrefox dapat kita oprek sedikit agar tambah mantap kerjanya. Ini dia beberapa tips yang dapat kita gunakan, yang gue dapat dari hasil hunting di beberapa site..
Berikut ini tips dan cara setting Mozilla Firefox agar bisa berjalan lebih cepat dan akses internet anda akan terasa lebih lancar:

Matikan QoS.

QoS yang bernama lengkap Quality of Service disediakan dengan tujuan untuk memastikan jaringan Anda bekerja dengan baik. Tapi kenyataannya itu tidak begitu berguna tetapi yang pasti dapat memakan sampai 20% dari bandwidth Anda. Anda dapat mencoba dan melihat perbedaannya

Kalau Anda pakai Windows XP Professional, berikut langkah-langkah mematikan QoS:
Klik Start, kemudian Run.
Ketik “gpedit.msc” di dalam kotak isian, kemudian tekan enter. (Jika tidak bisa langsung lanjutkan k no. 2)
Dalam Local Computer Policy, klik tanda plus pada Computer Configuration, kemudian klik lagi di Administrative Templates.
Klik tanda plus pada Network dan pilih QoS Packet Scheduler.
Pada bagian kanan kotak, double-click pada Limit Reservable Bandwidth.
Pada tab Settings, pilih Enabled.
Pada kotak Bandwidth Limit %, gantikan isinya jadi 0%. (Jangan biarkan kosong isinya)
Klik OK.
Jika pakai Windows Home Edition, ikuti langkah berikut ini:
Klik Start dan kemudian pilih Settings.
Pilih Control Panel, dan buka Network Connections
Klik kanan pada Local Area Connection dan pilih Properties.
Pada tab General, hilang tanda centang pada QoS.

Settingan khusus di Firefox 3.0
Aktifkan browser Firefox-3.0 Anda dan ketikkan perintah "about:config" (tanpa tanda kutip), di address barnya.
Anda akan dibawa ke halaman konfigurasi Firefox-3.0. Kalau ada peringatan untuk hati-hati mengubah pengaturan pada halaman tersebut, klik yes atau ok saja.
Pada filter search bar di halaman konfigurasi, ketikkan "network.http.pipelining". Pastikan valuenya sudah diset dengan nilai "true". Jika masih "false", klik ganda untuk menjadikannya "true".
Kembali ke filter search bar, ketikkan "network.http.pipelining.maxrequests". Double klik pada opsi ini dan rubah nilainya (value) menjadi 8.
Kembali ke filter search bar, ketikkan "network.http.proxy.pipelining", double klik untuk merubah valuenya menjadi 'true'.
Kembali ke filter search bar, ketikkan "network.dns.disableIPv6". Double klik untuk merubah nilainya menjadi 'true'.
Klik kanan di halaman konfigurasi tersebut dimanapun terserah, pilih new -->boolean. Ketikkan "content.interrupt.parsing"pada popup windows yang muncul kemudian klik OK. Ketika prompt untuk pilihan muncul, pilih 'true'.
Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new --> integer. Ketikkan "content.max.tokenizing.time". Pada prompt value yang muncul masukkan nilai 2250000.
Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new --> integer. Ketikkan "content.notify.interval". Masukkan nilai 750000 pada prompt value yang muncul.
Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new --> boolean. Ketikkan "content.notify.ontimer". Pilih 'true' untuk isian prompt value yang muncul.
Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new --> integer. Ketikkan "content.notify.backoffcount". Pada prompt value yang muncul isikan value '5'.
Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new --> integer. Ketikkan "content.switch.threshold". Isikan nilai 750000 pada prompt integer value yang muncul.
Terakhir, kembali klik kanan pada halaman konfigurasi, pilih new -->integer. Ketikkan "nglayout.initialpaint.delay". Isikan nilai '0' pada prompt isian nilai yang muncul.

JANGAN LUPA UNTUK MERESTART FIREFOX NYA, DAN RASAKAN BEDANYA

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar...